Rodent Control (Pengendalian Tikus)

Rodent Control (Pengendalian Tikus) dari DIAN JAYA PEST

Oleh: DIAN JAYA PEST  08/07/2011
Kata kunci: pest control

Rodent Control (Pengendalian Tikus) Meliputi: segala jenis tikus,

Mengapa Populasi tikus harus dikendalikan?

Tikus merupakan satwa liar yang sudah akrab dan beradaptasi dengan kehidupan manusia. Keberadaan tikus dibumi sudah jauh lebih tua daripada umur manusia itu sendiri.

 

Menurut Mc Neely (antropolog) dan Watchel (psikolog), dalam bukunya berjudul The Soul of The Tiger (1988), tikus merupakan hewan liar yang paling menikmati dampak positif dari kemajuan ekonomi d Benua Asia. Bumi Asia dianggap sebagai tempat kelahiran tikus sekitar 10 juta tahun yang lalu, yang kemudian berkembang diseluruh dunia. Penyebaran tikus ke seluruh dunia berlangsung bersamaan dengan migrasi manusia antar pulau dan antar benua. Di Benua Eropa, tikus berukuran kecil mulai dikenal pada abad ke-13 sedangkan tikus berukuran besar pada abad ke 18.


Ciri menarik dari tikus adalah gigi serinya yang beradaptasi untuk mengerat dan menggigit benda-benda yang keras.

Laju pertumbuhan gigi tikus konstan yaitu 0,4 mm per hari, tekanan gigitan tikus mencapai 7,000 psi (per square inch) atau 500 kg/cm2 dengan kecepatan gigitan mencapai 6 gigitan per detik.


Beberapa penyakit yang berhubungan dengan tikus

Siklus reproduksi tikus dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Tikus memiliki potensi perkembangbiakan  sangat tinggi, karena :

1.    Kematangan seks kelamin sangat cepat dan waktu yang diperlukan dari anak tikus menjadi tikus dewasa relatif cepat (Dewasa kelamin tikus rumah 5-8 minggu, tikus got dan atap 8-12 minggu)

2.    Kurun waktu menyusui dari betina setelah beranak relatif sangat pendek (24-48 jam setelah melahirkan dapat  hamil kembali)

3.    Setiap  betina sering beranak dan jumlah anaknya relatif banyak ( Tikus rumah(betina) menghasilkan  4-7 anak (8 kali pe rtahun), tikus got  menghasilkan 8-12 anak (4-7 kali per tahun)  dan tikus atap 4-8 anak (4-6 kali per tahun))

4.    Tikus betina dewasa dapat bunting dan beranak sepanjang tahun

     (Tikus komensal betina beranak setiap 24-28 hari)

Siklus reproduksi tikus dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Tikus memiliki potensi perkembangbiakan  sangat tinggi, karena :

1.    Kematangan seks kelamin sangat cepat dan waktu yang diperlukan dari anak tikus menjadi tikus dewasa relatif cepat (Dewasa kelamin tikus rumah 5-8 minggu, tikus got dan atap 8-12 minggu)

2.    Kurun waktu menyusui dari betina setelah beranak relatif sangat pendek (24-48 jam setelah melahirkan dapat  hamil kembali)

3.    Setiap  betina sering beranak dan jumlah anaknya relatif banyak ( Tikus rumah(betina) menghasilkan  4-7 anak (8 kali pe rtahun), tikus got  menghasilkan 8-12 anak (4-7 kali per tahun)  dan tikus atap 4-8 anak (4-6 kali per tahun))

4.    Tikus betina dewasa dapat bunting dan beranak sepanjang tahun

     (Tikus komensal betina beranak setiap 24-28 hari)

Itulah Jawaban mengapa tikus harus di kendalikan populasinya?

Kata kunci: pest control

Kontak DIAN JAYA PEST

Website - Tidak ada disediakan

Email

Mencetak halaman ini

Memberikan