TS 16949:2009 Sistem Manajemen Otomotif

TS 16949:2009 Sistem Manajemen Otomotif dari DC Konsultan

Oleh: DC Konsultan  23/01/2012
Kata kunci: Consulting Services, konsultan iso, ISO Training Center

ISO/TS 16949:2009 adalah Technical Specification nomor 16949 yang dikeluarkan oleh badan ISO sebagai sistem manajemen mutu untuk industri otomotif. ISO/TS 16949:2009 dibuat oleh International Automotive Task Force (IATF) dan Japan Automobile Manufacture Association Inc (JAMA) dengan dukungan suatu komite dari ISO, yaitu komite ISO/TC 176. Anggota IATF terdiri dari BMW, Daimler Chrysler, Fiat, Ford, GM, PSA Peugeot Citroen, Renault SA, Volkswagen, dan asosiasi-asosiasinya, seperti AIAG (Amerika), ANFIA (Italia), FIEV (Prancis), SMMT (Inggris), dan VDA (Jerman) Anggota JAMA terdiri dari Toyota, Daihatsu, Mazda dan industri otomotif Jepang lainnya. ISO/TS 16949:2009 memuat semua persyaratan ISO 9001 ditambah dengan persyaratan khusus untuk industri otomotif dan disusun berdasarkan 8 prinsip manajemen mutu ISO 9001:2008. ISO/TS 16949:2009 menggantikan QS9000 dan quality system lainnya yang disyaratkan oleh masing-masing industri otomotif. Dengan adanya penggabungan quality management system dari berbagai industri otomotif ini, suatu industri otomotif cukup menerapkan satu quality system meskipun memproduksi produk untuk berbagai customer. Misalnya suatu pabrik A mempunyai customer Ford, BMW dan VW. Semula dia harus menerapkan QS9000, AVSQ dan VDA 6.1. Sekarang cukup menerapkan ISO/TS 16949:2009. Tujuannya : One World, One Quality System. Persyaratan yang harus dipenuhi untuk menerapkan ISO/TS 16949:2009 : • Penetapan sasaran dan target • Penetapan kepuasan pelanggan • Perbaikan yang keberlajutan • Analisis Data • Memastikan kesesuaian dengan persyaratan dan peraturan perundangan • Tinjauan manajemen dilakukan untuk memonitor sasaran mutu yang stategis dan kinerja sistem • Verifikasi proses • Penetapan dan pemeliharaan Plant, Peralatan, dan Fasilitas • Review efektivitas dari pelatihan Manfaat menerapkan ISO/TS 16949:2009 Meningkatkan kualitas produk dan proses ; hal ini dapat tercapai karena di dalam persyaratan baru mengcover diantaranya, mengenai : penetapan target, pengukuran dan reviewnya, pengukuran kepuasan pelanggan, keselamatan produk, kesesuaian dengan persyaratan dan perundangan, manajemen desain proses, penerapan teknik dan alat-alat kualitas. Meningkatkan keyakinan di Global Procurement ; dengan skema standard yang jelas, maka mengeliminasi perbedaan pemahaman standar, proses sertifikasi benar-benar diseleksi berdasarkan kriteria ISO/TS 16949:2009 dengan ruang lingkup. Pendekatan sistem mutu yang seragam/sama untuk pengembangan subkontraktor; dengan standar ini akan mengurangi variasi proses oleh subkontraktor sehingga hasil proses dapat lebih baik. Mengurangi variasi dan meningkatkan efisiensi; dengan penerapan beberapa persyaratan yang relevan akan mengurangi hal tersebut, antara lain : Mistake Proofing, Continous Improvement, Failure Mode effect Analisys, Statistical Process Control. Mengurangi audit pihak kedua ; dengan diterimanya standard ini oleh banyak negara, hal ini berdampak berkurangnya audit pihak kedua. Metode yang diterapkan untuk membantu klien kami dalam proses sertifikasi ISO menggunakan Metode Pendekatan Sederhana (SAS=Simple Aproach System). Dokumentasi ISO/TS 16949:2009 Dokumen-dokumen yang terkait : • Quality Management System ISO/TS 16949:2009, 2nd edition, yang mencakup standard ISO 9001:2008 specific automotive requirements. • Quality System Assessment Checklist to ISO/TS 16949:2009, yang mencakup checklist utk audit ISO TS. • IATF Guidance to ISO/TS 16949:2009, yang mencakup guidance untuk implementasi ISO TS yang dikeluarkan oleh IATF (International Automotive Task Force Rules for achieving IATF Guidance, yang mencakup tahapan sertfifikasi ISO TS yang dikeluarkan oleh IATF (international Automotive Task Force) Tool-tool penunjang : • APQP (Advance Porduct Quality Planning) adalah suatu tools untuk perencanaan produk • PPAP (Production Parts Approval Process) adalah suatu tools untuk mengevaluasi part yang dibutuhkan dalam suatu produk. • FMEA (Failure Mode and Effects analysis) adalah suatu tools untuk mengidentifikasi dan menghilangkan kemunginan kegagalan produk/ proses. • MSA (Measurement System Analysis) adalah suatu tools untuk menganalisis apakah suatu sistem pengukuran (operator, alat ukur, cara mengukur paramenter proses produksi)berfungsi sesuai ketentuan. • SPC (Statistical Process Control) adalah merupakan suatu tools untuk mengontrol proses (parameter proses) dengan menggunakan data dan analisis statistik. Customer Specific Requirements Adalah persyaratan specifik yang ditetapkan oleh masing-masing industri otomotif. Informasi lain yang relevan dan terkait persyaratan spesifik yang diterapkan untuk masing-masing vendor, termasuk sangsi sangsi terhadap penerapan. Jadi bagi organisasi yang ingin menerapkan ISO/TS 16949:2009 , perlu mempersiapkan diri dengan melengkapi terlebih dahulu persyaratan dokumentasinya, sehingga memudahkan di dalam mengembangkan sistem manajamen otomotif ISO/TS 16949:2009 serta mengintegrasikannya dengan persyaratan ISO 9001:1008 yang telah dimiliki sehingga implementasinya dapat semakin efektif.

Kata kunci: Consulting Services, ISO Training Center, konsultan iso,