Sejarah Alqur'an

Sejarah Alqur'an dari Jendela Ilmu

Oleh: Jendela Ilmu  13/11/2010
Kata kunci: Toko Buku, jendela, Buku Online

SejarahAlqur’an

 

Alqur’anditurunkandalamsatukurunwaktutertentuyaitupadaabad ke-7 Masehi, dimanakehidupanmasyarakatarabditandaidenganketerbelakangandalamberbagaimacambidangkehidupan, sepertibidang spiritual, keilmuandanjugakebudayaan.  Dalambidang spiritual, merekaadalahmasyarakatjahiliah yang sudahjauhdariajaran agama samawi (tauhid).  Dalambidangkeilmuan, masyarakatarabmerupakanmasyarakatummiataubelumbisamembacadanmenulis.  Dalambidangkebudayaan, selainbersyair, merekabukanlahpemilikbudaya yang tinggi.

 SejarahpenurunanAlqur’an, sejarahpenulisanAlqur’andansejarahpembacaanayat-ayatAlqur’anmempunyaisisi-sisi yang penuhdenganpernak-pernikpersoalan.  Adabeberapapersoalan yang terkaitdenganAlqur’an yang masihbelumtuntasdibahas.  BukusejarahAlqur’aniniberusahauntukmenjawabpersoalan-persoalantersebut.

 BukusejarahAl qur’ankarya Prof. Dr. AbdussaburSyahinadalahsalahsatukaryaakademik yang mempunyaimututinggi.  PenulisnyaadalahsalahseorangakademisiterkemukadiUniversitasKairodalambidangSastra Arab.  Tulisan-tulisannyatajamdanmendalam.  Beliaujugaseoranganggota guru besar senior yang ikutmengkajikarya-karyadosenyuniordiUniversitasKairountukkenaikanpangkat.  Dalambukusejarahalqur’anini, Prof. Dr AbdussaburSyahinmembahastopik yang berkaitandenganAlqur’ansecarasederhana, sepertiMakki-Madani, AsbabunNuzul, Nasikh-Mansukh, RasmMushaf, bacaan (qiraah) Alqur’an.

 Topik yang seriusdanmenukikadalahpembahasantentanghadist “Al-Ahruf as-Sab’ah”, hadisinimenjadicikalbakalbagimunculnyailmuqiraah.  PadaBabini Prof. Dr .AbdussaburSyahinmembahasdariberbagaimacamseginyadenganulasan yang mendalam, baikdariperspektifilmuhadist, kebahasaanmaupunsosialkemasyarakatan.  Uraiansemacaminitidakbanyakdilakukanolehparapenulis lain.

Topikberikutnyaadalahtentangbantahannyaterhadapasumsi yang dilontarkanolehorientalisterhadapAlqur’an.  Terhadapasumsitersebut, Prof. Dr. AbdussaburSyahinmenjawabdenganalasan-alasan yang ilmiah.  TopikselanjutnyaadalahsejarahpenulisanmushafAlqur’ansepeninggalNabi Muhammad SAW, yaitupadamasa Abu Bakar, UmardanUsman.  PadaBabini Prof. Dr. AbdussaburSyahinmenjawabsanggahanterhadapasumsi yang salahdalammemahamiriwayattentangbacaanAlqur’an yang berbedadenganbacaanmayoritasmuslim.  Semuanyadikemukakandenganbaiksekali, denganbahasailmiah.

Topik yang takkalahpentingnyaadalahuraiantentangmushaf-mudshaf yang dimilikiparasahabatNabisepertimushafIbnuMas’ud, Ubay bin Ka’ab, IbnuAbbasdanmushaf Ali bin AbiThalib.  Sebagianbacaanpadamushaf-mushaftersebutberbedadenganapa yang adapadamushafusmani.  Padapersoalanini, Prof. Dr. AbdussaburSyahinmenjelaskandudukpersoalan yang sesungguhnya. 

Topikpentinglainnya yang patutdiberiperhatianadalahtentangbahasan-bahasanataurambu-rambu yang membedakanantarabacaanAlqur’an yang sahdanbacaan yang yangtidaksah.  Rambu-rambuituyaitusanad yang sahih,sesuaidenganrasmusmani, dansesuaidengankaidahbahasaarab.  Beberapaasumsi yang salahtentanghalinibisadenganmudahdijawabolehProf.Dr.Abdussabursyahin.  DuaBabterakhiradalahkisahtragistentangtrageditentangAlqur’anpadamasapemerintahanKhalifahMakmun (th. 212 H) daribaniAbbas (Abbasiyah).  PadababinidibahasbagaimanaparaulamasunnidipaksauntukmengakuibahwaAlqur’anadalahmakhluk yang hadis(baru) bukanQadim.

PembahasanterakhiradalahtentangAlqur’an yang selalumenantangsiapasaja yang akanmengganggunya.  Seakan-akan Prof. Dr. AbdussaburSyahinberpesanbahwakitabsuciini, walaupuntelahdikritikdisana-sini, masihtegardangagahuntukmembuktikandirinyasebagaiKalamullah.

 Akhirnya, patutkitaperhatikankomentar yang menarikdariUlamaMesir Dr. Muhammad Al-Gazali (alm) tentangpolainteraksigenerasiKhulafaurrasyidindengangenerasisekarangterhadapAlqur’an.  GenerasipertamaQur’aniterangkatkemuliannyakarenamenempatkanAlqur’andiatassegala-galanya.  SedangkangenerasisekarangjatuhkemuliaannyakarenamenempatkanAlqur’andibawahnafsudankehendakdirinya.

Dan marikitarenungirintihanRasululah Muhammad SAW kepadaRabbnyadenganmengatakan:”berkatalahRosul: wahaiRabbku, sungguhkaumkutelahmenjadikanAlqur’aninisesuatu yang ditinggalkan (QS. Alfurqon (25):30).

SemogabukuinidapatlebihmendekatkankitakepadaAlqur’andenganmempelajarisejarahnya.  SegeraMiliki…..

Kata kunci: Buku Online, Ensiklopedi, jendela, Toko Buku