INDOLIVESTOCK EXHIBITION GRAND CITY 2015

INDOLIVESTOCK EXHIBITION GRAND CITY 2015 dari EO SURABAYA & BALI

Oleh: EO SURABAYA & BALI   04/08/2015
Kata kunci: Advertising And Marketing

Indo Livestock, ketika Pelaku Industri Peternakan Punya Gawe Event Indo Livestock 2015 sudah berakhir. Sebanyak 350 peserta dari 33 negara (Indonesia, Thailand, Cina, Taiwan, Prancis, Amerika Serikat dan lain-lain) telah membongkari stand-stand mereka. Sebelumnya, sepanjang 29-31 Juli 2015, mereka all out memamerkan teknologi-teknologi serta inovasi-inovasi terkini di bidang peternakan. Beberapa di antaranya juga berseminar di pameran peternakan terbesar se-Indonesia ini. Puluhan ribu pengunjung saat itu bergantian memadati ruang pameran. Setiap hari selama tiga hari, antusiasme warga begitu terasa. Buktinya, loket pengambilan tanda masuk selalu disesaki dengan antrean yang mengular. Maklum saja, meskipun mutunya kelas dunia, untuk masuk Indo Livestock, pengunjung tidak perlu membayar. Bahkan, “Kita bisa minum susu gratis di booth Dinas Peternakan,” aku Syamsinar Alimuddin, mahasiswa Peternakan asal Malang. Di booth yang disebut, memang sempat terjadi penumpukan kerumunan saat penjaga stand dan pengunjung bertanya jawab soal produk susu dan yoghurt dari peternak Kota Batu. Penumpukan sejenis juga terjadi di beberapa stand lain. Untung saja, ruangan pameran ini luas sekali. Indo Livestock diadakan di Mal Grand City Surabaya, tepatnya di Gedung Convex. Ini sudah perhelatan yang kesepuluh, sekaligus yang kedua kalinya digelar di Surabaya. Hingga sepuluh kali, “Peran Indo Livestock yang terlihat nyata adalah membantu Pemerintah menyebarkan informasi-informasi dalam industri dan komunitas peternakan,” terang Dr. Ir. Muladno Basar, MSA., Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pria berkacamata ini berharap, antusiasme masyarakat juga menular ke generasi mudanya. Sehingga mereka mau ikut terjun ke dunia peternakan, karena prospeknya sangat cerah. Di Indo Livestock, para pelaku industri ternak—mulai dari Pemerintah sampai swasta, mulai dari dalam negeri sampai mancanegara—bisa saling bertukar informasi, membangun jaringan bisnis, dan menarik klien potensial. Karena itulah, tiap tahun, Indo Livestock selalu dinanti-nantikan para pelaku industri produk-produk perikanan, peternakan, telur dan susu. PT Cipta Pisonindo Internasional (PT CPI) yang menaungi brand Workshop 88, CASADe dan ROTE pun turut ambil bagian. Meskipun bukan sebagai peserta pameran, namun setidaknya perusahaan kontraktor di bidang event organizing, exhibiton, advertising dan interior ini membantu beberapa peserta pameran mempresentasikan brand-nya melalui booth-booth unik. Salah satunya adalah merancang bangun booth PT Tirta Buana Kemindo. Perusahaan di bidang farmasi, kosmetik, makanan, suplemen dan obat-obatan ternak ini memilih warna jingga yang segar untuk booth-nya. Ide ini disesuaikan dengan corporate colour dari Tirta Buana sendiri. Display-nya pun jadi tampak menonjol di antara stand-stand lain dengan kombinasi rangka, styrofoam dan etalase kaca yang cantik. Semua tahap, mulai dari desain, modelling, cutting, sampai pemolesan dan pengecatan, digarap di workshop milik PT CPI sendiri, yaitu Workshop 88, Jl. Bulak Setro 1B/15A Surabaya (telepon 081654 41454). Setelah itu, baru dekorasi dan properti pameran di-packing, diangkut serta dipasang di lokasi Indo Livestock 2015. Booth itu pun akhirnya menarik perhatian banyak pengunjung pameran, terlepas dari produk-produk Tirta Buana yang memang menarik. Sukses terus, dunia peternakan dan perikanan Indonesia. Sampai jumpa di Indo Livestock 2016!

Kata kunci: Advertising And Marketing